Loading...
Kantor APEX Islamic Micro Finance, Jalan Saosao, depan Kantor BPK Perwakilan Sultra, Kendari, Sulawesi Tenggara.
Senin - Jumat: 9.00 - 17.00 WIBSabtu: 10.00 - 13.00 WIBMinggu: Tutup/Libur

Sekjen Kemenkop Kunjungan Kerja ke APEX Islamic Micro Finance

Sekjen Kemenkop Kunjungan Kerja ke APEX Islamic Micro Finance

Sekjen Kemenkop Kunjungan Kerja ke APEX Islamic Micro Finance

Amaluddin M.,ST |15/04/2026|Berita dan Edukasi

KENDARI, rakyatsultra.fajar.co.id – Sekretaris Jenderal Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi melakukan kunjungan kerja Inkopsyah APEX Islamic Micro Finance (IMF) di Kota Kendari, Sabtu (11/4). Kehadiran orang nomor satu dilingkungan ASN Kemenkop ini disambut pendiri APEX-IMF Amaluddin M. ST bersama Direktur APEX IMF dan pengelola, Kepala Dinas Koperasi & UMKM Prov Sultra LM Salihin, Kadis Perdagangan, Koperasi & UMKM Kota Kendari Syaifuddin, serta sejumlah Ketua Koperasi Kelurahan Merah Putih Kota Kendari.

Dalam pertemuan itu, Ahmad Zabadi mengapresiasi langkah APEX-IMF yang telah mengembangkan model Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Hub berbasis ekosistem. Lewat pendampingan APEX-IMF, ekosistem KKMP telah terintegrasi mulai dari peningkatan kapasitas SDM, digitalisasi sistem layanan operasional, dukungan permodalan dan likuiditas, ekosistem suplai sembako terintegrasi, bimbingan teknis, hingga penguatan operasional.

undefined

"Model APEX-IMF ini merupakan praktik yang baik dalam transformasi koperasi modern, adaptif, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. APEX-IMF telah menjadi kakak asuh bagi KDKMP," tuturnya.

Konsep tersebut, tuturnya, bisa menjadi model bagi KDKMP secara nasional, dalam rangka menjadikan KDKMP berkembang pesat, melalui peran APEX yang menjadi kakak asuh KDKMP, sekaligus sebagai koperasi hub berbasis ekosistem.

"APEX-IMF juga sebagai koperasi hub dalam ekosistem layanan keuangan, salah satunya berperan dalam rangka menjaga dan mengatur arus lalu lintas likuditas koperasi-koperasi KDKMP dan non KDKMP," terangnya.

Seperti, sebutnya, jika satu koperasi memiliki kelebihan likuiditas, maka APEX IMF bisa menempatkan kelebihan likuiditas ke koperasi yang kekurangan likuiditasnya, sehingga kegiatan koperasi tidak ada terganggu.

Pendiri APEX Islamic Micro Finance Amaluddin M, ST pada kesempatan tersebut menyampaikan langkah konkret yang telah dilakukan APEX Islamic Micro Finance dalam menyukseskan program pemerintah memberikan pendampingan kepada KDKMP di Kota Kendari, pelatihan digitalisasi KKMP, hingga membantu permodalan koperasi agar KDKMP bisa operasional, hingga penguatan kompetensi SDM.

"Bersama PT USSI, kami juga telah ditetapkan sebagai tech provider untuk digitalisasi KDKMP di Provinsi Sultra, dan beberapa provinsi," ujarnya.

Oleh itu, dirinya meminta Dinas Koperasi Prov Sultra dan Kab/Kota bisa lebih memaksimalkan lagi koordinasi dan dukungan untuk mensukseskan program nasional.

Ditempat yang sama Direktur APEX IMF Agus Syahlan Tohamba menyampaikan apresiasi atas kedatangan Sekjen Kemenkop RI di kantor APEX Islamic Micro Finance dalam rangka kunjungan kerja, untuk melihat dan berdialog langsung dengan pengurus Inkopsyah APEX Islamic Micro Finance.

"Kunjungan ini boleh dikatakan sebagai kunjungan bersejarah, karena dibalik padatnya kegiatan, Pak Sekjen memilih untuk melakukan kunjung kerja langsung ke Kantor APEX IMF. Dengan begini kami bisa berdiskusi langsung dan mendengarkan arahan dan masukan terkait KDKMP" ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sekitar 9 (sembilan) Ketua Pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang mewakili 65 KKMP di Kota Kendari, yaitu Wundumbatu, Anggalomelai, Lepo-lepo, Lalolara, Mataiwoi, Wuawua, Bende, Korumba, Matabubu. Diskusi berlangsung produktif dengan fokus pada penguatan konsep Koperasi HUB KKMP serta perkembangan terkini Program Strategis Nasional Koperasi Merah Putih.

Sebelum berkunjung ke APEX-IMF, Sekjen Kemenkop bersama Asisten Deputi Rantai Pasok M. Amin Nur Hakim serta staf Rudy Aryanto, terlebih dahulu disambut dan bersilaturahmi strategis bersama Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen (Purn) Andi Sumangerukka, yang berlangsung di ruang kedatangan VVIP bandara.

Dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi, Gubernur Sultra membahas sinergi program pusat dan daerah, pertemuan itu sebagai titik awal penguatan koordinasi lintas sektor dalam mempercepat implementasi program strategis nasional di daerah. Turut hadir mendampingi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Tenggara, La Ode Shalihin, serta Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Kendari, Syarifuddin. INT/RS