KENDARI, apeximf.com- Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sultra LM Syahlimin membuka secara resmi Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Sarasehan Kewirausahaan Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Islamic Micro Finance-Amanah Sultra, Jumat, 14 Februari 2025, bertempat di Hotel Horison Kendari.
Kegiatan inI dihadiri oleh anggota baik yang berasal dari kantor induk (Kota Kendari) maupun kantor cabang, pengurus serta pengawas. Hadir pula pimpinan perbankan syariah, akademisi, pimpinan pondok pesantren, generasi milenial hingga pelaku UMKM yang ada di Kota Kendari.
Dihadapan ratusan peserta yang hadir, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sultra LM Syahlimin menyampaikan apresiasinya kepada LKS Islamic Micro Finance-Amanah Sultra sebagai salah satu koperasi yang sehat yang ada di ProvinsiSultra.
Hal tersebut dibuktikan dengan kemampuan Islamic Micro Finance-Amanah Sultra melaksanakan amanat UU tentang Perkoperasian, salah satunya melaksanakan RAT Tahun Buku 2024 pada bulan ini (Februari). Sebab berdasarkan ketentuan, Pelaksanaan RAT dilaksanakan di awal waktu, yaitu antara bulan januari hingga maret.
Karena dengan dilaksanakannya RAT di awal waktu, bias menjadi salah satu indicator koperasi tersebut dikelola dengan baik. "Sehingga kita dari pemerintah memberikan apresiasi," sambutnya.
Apalagi sebutnya telah terbit Surat Edaran baru dari Menteri Koperasi yang meminta setiap Koperasi yang bergerak pada simpan-pinjam wajib menyelenggarakan RAT paling lambat bulan April.
"Dengan melihat lembaga Islamic Micro Finance-Amanah Sultra menyelenggarakan RAT Tahun Buku 2024 ini, maka ini menunjukkan bahwa koperasi ini sehat dan baik, dan harapan kita koperasi ini kedepannya semakin tumbuh dan maju," tuturnya.
Dijelaskannya RAT adalah ajang tertinggi bagi seluruh pengurus, pengawas dan anggota untuk membahas laporan pertanggungjawaban program/kegiatan koperasi dan menetapkan rencana kerja, serta anggaran pendapatan dan belanja koperasi.
"Karena ini merupakan ajang tertinggi, semoga seluruh pengurus, pengawas dan anggota bisa merumuskan rencana kerja yang baik dan strategis kedepan, agar koperasi ini semakin maju, dan selalu berkoordinasi dengan pemerintah," harapnya.
Suasana kegiatan Rapat Anggota Tahunan dan Sarasehan Kewirausahaan yang diselenggarakan IMF-Amanah Sultra.
"Olehnya itu, dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim, RAT dan Sarasehan Kewirausahaan dengan tema Penguatan dan Transformasi Digital LKM Islamic Micro Finance-Amanah Sultra dalam mendukung pelaku usaha mikro kecil dan menengah unggul dan berdaya saing, saya nyatakan dibuka,".
Sementara itu, pendiri Islamic Micro Finance-Amanah Sultra Amaludin M. ST kepada kesempatan tersebut menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh peserta yang hadir mengikuti RAT tahun buku 2024 Islamic Mikro Finance-Amanah Sultra yang diawali dengan sarasehan kewirausahaan.
Sarasehan kewirausahaan sengaja dilaksanakan di momen RAT, agar seluruh anggota dan peserta yang hadir bisa berdialog dan berdiskusi, menyampaikan pokok pikirannya untuk kemajuan dan peningkatan kewirausahaan, di tengah pesatnya gelombang sistem digitalisasi layanan transaksi keuangan saat ini.
Dengan kemajuan sistem digitalisasi saat ini sebutnya, maka Islamic Micro Finance-Amanah Sultra juga terus bertransformasi menghadirikan sistem digitalisasi layanan jasa keuangan yang mudah, murah, aman dan tidak ribet kepada anggota.
Sistem ini menurutnya tidak hanya membantu seluruh anggota dalam bertransaksi keuangan dengan mudah, murah, aman dan tidak ribet, namun juga masyarakat umum dalam menggunakan layanan jasa transaksi keuangan yang dimiliki Islamic Micro Finance Amanah Sultra.
"Layanan dari sistem kita sudah bisa bertransaksi antarbank. Kita juga telah memiliki aplikasi mobile banking, namanya Micropay. Penggunanya bisa melakukan transaksi seperti, beli pulsa, beli paket data, beli token listrik, top up, transfer, pembayaran PPOB, dan lain-lain," tuturnya.
Tidak hanya itu, Islamic Micro Finance-Amanah Sultra juga telah memiliki mesin EDC sebagai ATM Mini, untuk melayani anggota dan masyarakat umum dalam bertransaksi keuangan seperti transfer uang antarbank, tarik tunai dengan mengunakan kartu ATM bank umum, dan juga layanan transaksi mengunakan QRIS.
"Dengan sistem digitalisasi layanan jasa keuangan yang kita miliki saat ini, telah menempatkan lembaga keuangan kita sebagai satu-satunya lembaga keuangan syariah yang memiliki sistem digitalisasi layanan jasa transaksi keuangan di indonesia," ujarnya.
Sistem tersebut sengaja dihadirkan oleh Islamic Micro Finance Amanah Kita untuk menjawab tantangan, dalam nenghadapi era digitalisasi saat ini. "Kita sudah memasuki era digitalisasi, maka kita juga harus mampu menghadirkan sistem digitalisasi layanan jasa keuangan," tambahnya.
Dengan adanya sistem digitalisasi layanan jasa transaksi keuangan diharapkannya dapat memudahkan anggota dalam bertransaksi keuangan, sehingga bisa melancarkan usaha anggota yang muaranya menghasilkan meningkatkan ekonomi dalam kewirausahaan anggota.
Sementara itu, Ketua Panitia Kegiatan RAT dan Sarasehan Kewirausahaan Islamic Micro Finance-Amanah Sultra Agus S. Tohamba menyampaikan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kepada seratusan guru ngaji, imam masjid, lansia, wanita tangguh dan anak yatim-piatu.
"Saya berharap dengan terselenggaranya RAT dan Sarasehan Kewirausahaan ini, lembaga Islamic Micro Finance Amanah Sultra semakin berkembang dan terus memberikan manfaat bagi anggotanya serta masyarakat sekitar dan terus menjadi mitra yang handal dalam mendukung perekonomian lokal hingga nasional," tutupnya. **
